RSS

BULETIN KYAI MOJO

K h a z a n a h
K e u t a m a a n B u l a n R o j a b
Oleh Hamba Allah. Produced ; By ; Pondok Pesantren Kyai Mojo Tambakberas Jombang

Allah SWT Berfirman :

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ (36)
Artinya : Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu. Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa (at-taubah : 36)

1. Sesungguhnya Rojab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Romadlon adalah bulan umatku. ( dari Rosulullah )
2. Barang siapa membaca sholawat dalam bulan itu maka besok di hari kiamat ia akan diberi telaga yang airnya lebih manis daripada madu, lebih dingin dari pada salju dan lebih wangi daripada minyak misik (al-hadits)
3. Pelipatgandaan Pahala kebaikan :
• Di hari biasa itu dilipatgandakan menjadi sepuluh
• Di hari Bulan Rojab dilipatgandakan menjadi 70 kali lipat
• Di hari Bulan Sya’ban dilipatgandakan menjadi 700 kali lipat
• Di hari Bulan Romadlon dilipatgandakan menjadi 1000 kali lipat
4. Barang siapa yang ingin mati enak, membawa iman, selamat dari syaitan, maka muliakan lah bulan Rojab dengan :
• memperbanyak puasa
• memperbanyak menyesal atas dosa-dosanya
• banyak dzikir
( al-Hadits )
5. barang siapa membaca “laa ilaha illallah “ dengan ikhlas maka ia akan masuk surga dan barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rojab maka ia akan masuk surga dengan ridlo Allah ( bertemu dengan Allah ) . HR.AnasBin Malik
6. diharamkannya perang pada bulan itu
7. barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rojab maka ia diberi telaga ( di kasih minum oleh Allah ) yang airnya sangat putih , lebih manis daripada madu, lebih dingin dari pada salju dan lebih wangi daripada minyak misik (al-hadits)
8. di dalam surga itu ada istana ( bangunan ) bagi orang yang puasa di bulan Rojab. ( HR. Qotadah )
9. puasa di bulan Rojab dan Sya’ban itu sangat disenangi Rosul dan Allah.
10. Ketika telah lewat sepertiga malam jum’at pertama dalam bulan Rojab semua malaikat langit dan bumi berkumpul di ka’bah, kemudian Allah berkata pada mereka “ wahai malaikat mintalah apa yang kamu harapkan ?” . maka malaikat meminta “ ya Allah permohonan kami adalah engkau mengampuni dosa-dosanya orang yang berpuasa di bulan Rojab” maka Allah berkata : sungguh aku telah mengampuni mereka. ( HR Abu Bakar )
11. Besok di hari kiamat semua orang akan kelaparan kecuali para Nabi, dan keluarganya serta orang yang mau puasa dalam bulan Rojab, Sya’ban dan Romadlon.
12. Barang siapa menghidupkan permulaan malam bulan Rojab maka hatinya tidak akan mati, jika hatinya mati maka Allah akan menuangkan kebaikan dari atas kepalanya sehingga semua dosanya keluar dari dirinya seperti masa ia dilahirkan ( alhadits )
13. Barang siapa sholat ba’da maghrib (sunnah) 20 roka’at dalam bulan Rojabah dan di tiap roka’atnya ia membaca al-fatihah dan al ikhlas dan salam sebanyak 10x maka ia dan keluarganya akan dijaga oleh Allah SWT bala’ dunia dan siksa akhirat. ( Hr . Anas bin Malik )
14. Hadits Nabi :
“ ingatlah sesungguhnya bulan Rojab adalah bulan Allah yang penuh dengan puasa.
• Barang siapa puasa 1 hari dengan iman maka ia akan maka ia akan mendapat ridlo Allah yang paling agung
• Barang siapa puasa 2 hari maka semua makhluk langit bumi akan mensifati dia dengan kemulaiaan dan karomah
• Barang siapa puasa 3 hari maka ia akan diberi ampunan dari bala’ dunia dan siksa akhirat serta penyakit gila, lepra, baros dan selamat dari fitnah dajjal
• Barang siapa puasa 7 hari maka maka tujuh pintu ner`ka akan ditutup
• Barang siapa puasa 8 hari maka delapan pintu surga akan dibuka
• Barang siapa puasa 10 hari maka semua permintaannya akan dikabulkan oleh Allah SWT
• Barang siapa puasa 15 hari maka semua dosa ia yang dahulu akan diampuni oleh Allah dan semua kejelekanya akan diganti dengan kebaikan.
• Siapa yang menambah maka akan ditambah oleh Allah
15. Rojab itu ada tiga huruf
• Ro’ adalah Rohmat Allah SWT
• Jim adalah Jirmul ‘abdi ( dosanya hamba )
• Ba’ adalah Birrullah ( sifat baiknya Allah )
Maka Allah berkata wahai hambaku engkau berbuat dosa diantara Rohmat dan Birru ku maka tidak ada dosa bagimu dengan kemuliaan dan fadhol bulan Rojab.
16. Dari Abu Muhammad dari Ibnu Abbas dari Rosulullah
• Puasa hari pertama bulan Rojab bisa melebur dosa 3 tahun
• Puasa hari kedua bisa melebur dosa 2 tahun
• Puasa hari ketiga bisa melebur dosa 1 tahun
• Puasa hari keempat dan seterusnya bisa melebur dosa 1 bulan dan 1 bulan sampai seterusnya. (kitab Jami’ as Shoghir )
17. Orang yang memuliakan bulan Rojab maka besok di kuburnya ia tidak akan sendiri.
18. Barang siapa puasa satu hari dan tidak tidur dalam satu malam di bulan Rojab maka ia tidak akan disiksa dalam kuburnya.

اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان أمين يارب العالمين
Bulan Sya’ban dan Keutamaanny
• Bulan Sya’ban adalah bulan mulia yang disunnahkan bagi kaum muslimin untuk banyak berpuasa. Hal ini ditegaskan dalam hadits shahih berikut:
• Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, katanya:
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصوم حتى نقول لا يفطر، ويفطر حتى نقول لا يصوم، فما رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم استكمل صيام شهر إلا رمضان، وما رأيته أكثر صياما منه في شعبان.
“Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berpuasa sehingga kami mengatakan dia tidak pernah berbuka, dan dia berbuka sampai kami mengatakan dia tidak pernah puasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyempurnakan puasanya selama satu bulan kecuali Ramadhan, dan saya tidak pernah melihat dia berpuasa melebihi banyaknya puasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari No. 1868)
• Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha juga, katanya:
لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ
“Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam belum pernah berpuasa dalam satu bulan melebihi puasa pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari No. 1869)
• Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
شعبان بين رجب ورمضان يغفل الناس عنه ترفع فيه أعمال العباد فأحب أن لا يرفع عملي إلا وأنا صائم
“Bulan Sya’ban, ada di antara bulan Rajab dan Ramadhan, banyak manusia yang melalaikannya. Saat itu amal manusia diangkat, maka aku suka jika amalku diangkat ketika aku sedang puasa.” (HR. An Nasai, 1/322 dalam kitab Al Amali. Status hadits: Hasan (baik). Lihat As Silsilah Ash Shahihah No. 1898. Lihat juga Tamamul Minnah Hal. 412. DarAr Rayyah)
Adakah Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban?
 Diriwayatkan oleh banyak sahabat nabi, bahwa Beliau bersabda:
يطلع الله تبارك و تعالى إلى خلقه ليلة النصف من شعبان ، فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن
“Allah Ta’ala menampakkan diriNya kepada hambaNya pada malam nishfu sya’ban, maka Dia mengampuni bagi seluruh hambaNya, kecuali orang yang musyrik atau pendengki.” (Hadits ini Shahih menurut Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani. Diriwayatkan oleh banyak sahabat nabi, satu sama lain saling menguatkan, yakni oleh Muadz bin Jabal, Abu Tsa’labah Al Khusyani, Abdullah bin Amr, ‘Auf bin Malik, dan ‘Aisyah. Lihat kitab As Silsilah Ash Shahihah, 3/135, No. 1144. Darul Ma’arif. Juga kitab Shahih Al Jami’ Ash Shaghir wa Ziyadatuhu, 2/785. Al Maktab Al Islami. Namun, dalam kitab Misykah Al Mashabih, justru Syaikh Al Albani mendhaifkan hadits ini, Lihat No. 1306, tetapi yang benar adalah shahih karena banyaknya jalur periwayatan yang saling menguatkan)
 Allah mengampuni semua makhluk kecuali yang menyekutukanNya dan para pendengki. Maka wajar banyak kaum muslimin mengadakan ritual khusus pada malam tersebut baik shalat atau membaca Al Quran, dan ini pernah dilakukan oleh sebagian tabi’in


KEUTAMAAN & FADHILAH
BULAM ROMADLON
1. " كل عمل اٍبن ادم له اٍلاّ الصوم فاٍنه لي وأنا أجزى به "
Catatan :
Rosul Bersabda : “ Umatku diberi 5 perkara yang hal itu tidak diberikan kepada umat sebelumku ” :
• Pada malam 1 bulan Romadhon Allah memandang mereka dengan rohmat. Dan barang siapa dipandang Allah dengan Rohmat akan terbebas dari adzab selamanya.
• Allah memerintah Malaikat untuk memintakan ampunan atas mereka.
• Bau mulut orang puasa itu lebih harum disisi Alloh dari pada bau minyak misik.
• Allah berkata pada surga
اٍتخذى زينتك طوبي لعبادى المؤمنين هم أوليائ......................
• Allah mengampuni semua dosa mereka.
2. Bisa mengekang nafsu mata dan nafsu farji
3. Barang siapa bahagia dengan datangnya bulang Romadhon maka jasadnya diharamkanm masuk neraka.
4. Barang siapa mau melakukan puasa dengan iman maka dosa-doanya yang telah lalu akan diampuni oleh Allah SWT.
5. Sesungguhnya Allah SWT di tiap masa ( jam ) nya pada Bulan Romadhon membebaskan 600.000 penduduk dari neraka.
6. Pada malam lailatul qdr Allah SWT membebaskan penduduk neraka sebanyak bilangan dari awal romadhon sampai akhir.
7. Ketika akhir Romadhon akan tiba langit, bumi dan para malaiakt menagis.
8. Di bulan Romadhon Allah SWT menyuruh malaikat kiromul katibin mencatat kebaikan-kebaikan umat Muhammad, menghapus dosa-dosa mereka dan tidak mencatat kesalahan mereka sebagai dosa.
9. Puasa bisa memutus wasilah godaan syaithon.
10. Mulai awal bulan Romadhon Allah SWT berkata :
• Barang siapa cinta kepadaku maka aku akan cinta kepadanya.
• Barang siapa meminta kepadaku maka aku akan memberinya.
• Barang siapa memohon ampunan kepadaku maka aku akan mengampuninya.
11. Rosulullah perna bersabda : andaikan Umatku mengetahi fadhilah Romadhon pasti mereka berangan-angan satu tahun ini menjadi bulan Romadhon.
12. Bulan Romadhon adalah bulan taubat, bulan Maghfiroh, bulan Rohmat, dan bulan berkah.
13. Barang siapa menghadiri satu majlis ilmu pada bulan Romadhon maka disetiap langkahnya akan dicatat sebagai ibadah satu tahun. Dan di hari akhir esok akan duduk di bawah Arsy bersama Rosulullah.
14. Barang siapa sholat jama’ah pada bulan Romadhon, maka di setiap roka’at akan diberi satu kota keni’matan.
15. Barang siapa berbuat baik pada orang tua di bulan Romadhon maka akan di pandang Allah dengan pandangan Rohmat.
16. Barang siapa memenuhi hajat saudaranya di bulan Romadhon maka hari esok akan dipenuhi hajatnya Oleh Allah SWT.
17. Ketika datang bulan Romadhon :
• Syaithon-syaithon dipenjara
• Pintu Surga dibuka lebar-lebar
• Pintu Neraka ditutup rapat-rapat

18. “Barang siapa yang bergembira menyambut kehadiran bulan Ramadhan, pasti Allah mengharamkan tubuhnya atas neraka apa saja.”
19. Pada malam pertama bulan Ramadhan Allah berfirman, “Siapa mencintai-Ku, pasti Aku mencintainya, siapa mencari rahmat-Ku, pasti rahmat-Ku pun mencarinya, dan siapa beristighfar kepada-Ku, pasti Aku mengampuninya, berkat hormat bulan Ramadhan, lalu Allah menyuruh malaikat mulia pencatat amal, khusus dalam bulan Ramadhan supaya menulis amal kebaikan semata, tidak mencatat perbuatan kejahatan mereka, dan Allah menghapus dosa-dosa terdahulu bagi mereka.”
20. Dalam kitab Hayah diceritakan, bahwasannya shuhuf Ibrahim AS diwahyukan awal malam bulan Ramadhan, kitab Taurat malam ke-6 Ramadhan (terpaut 700 tahun dengan Shuhuf Ibrahim AS), kitab Zabur malam ke-12 Ramadhan (terpaut 500 tahun dengan Taurat), Kitab Injil Malam ke-18 Ramadhan (terpaut 1200 tahun dengan Zabur), sedangkan kitab Al Quran malam ke-27 Ramadhan (terpaut 620 tahun dengan Injil).
21. Ketika awal hari (hilal) bulan Ramadhan telah tampak berserulah ‘Arasy, Kursi, dan para malaikat serta makhluk lainnya dengan keras, kata mereka, ”Beruntunglah sekalian umat Muhammad, dengan kemuliaan disisi Allah Swt, karena segenap makhluk memohonkan ampun bagi mereka, mulai dari makhluk besar seperti matahari, bulan, bintang-bintang, dan burung-burung di langit, serta ikan-ikan di lautan, hingga setiap hewan dan binatang melata di bumi yang bernafas, semua tiada tertinggal memohonkan ampun buat mereka di siang dan malam hari, kecuali setan-setan terkutuk. Maka pagi-pagi tiada seorangpun yang dibiarkan hidup penuh dosa, mereka diampuni oleh Allah Swt. Bahkan Allah menyeru para malaikat, “Hadiahkanlah semua pahala shalawat dan tasbihmu selama bulan Ramadhan bagi umat Muhammad Saw.”
22. Bahwasannya seorang pria bernama Muhammad, ia tiada pernah shalat sama sekali, kemudian di saat bulan Ramadhan tiba, tersentuhlah hatinya untuk bertaubat dan beribadah kepada Allah Swt. Sejak awal Ramadhan ia berhias diri dengan pakaian indah dan minyak harum, lalu ia kerjakan shalat dan mengqadha seluruh shalat yang ia tinggalkan selama hidupnya. Tiba-tiba datanglah seorang kawan bertanya, “Kenapa anda lakukan yang demikian ini?” Jawabnya, “Ketahuilah kawan, bahwa bulan ini adalah bulan taubat, bulan penuh rahmat dan kebaikan, semoga dengan demikian (bertaubat dan beribadah) sebagaimana layaknya manusia berikhtiar, Allah mengampuni segala dosaku.” Kemudian, setelah sekian tahun pria yang bernama Muhammad itu meninggal dunia. Seorang kawan bertemu dengannya didalam mimpi dan ketika ditanya, “Balasan apakah yang selama ini kau rasakan dalam alam baka dari Allah Swt?” Jawabnya, “Allah mengampuni segala dosaku dengan kemuliaan-Nya, berkat menghormat bulan suci Ramadhan, dan aku menyambutnya dengan bertaubat serta beribadah didalamnya.”
23. Dari Sayyidina Umar bin Khattab, Nabi Saw bersabda, “Di bulan Ramadhan, apabila seorang terbangun dari tidurnya lalu menggerakkan tubuhnya di atas ranjangnya, maka malaikat berkata, “Bangunlah segera, semoga Allah memberkati dan memberikan rahmat kepadamu.” Kemudian apabila ia tegak hendak melakukan shalat (ibadah di malam hari), maka ranjang tempat ia tidur pun berdoa, “Ya Allah, gantikanlah ranjang-ranjang (kasur) tinggi tebal baginya.” Dan ketika ia memakai pakaian, maka pakaian itupun berdoa, “Ya Allah, berilah ia pakaian indah dari surga.” Disaat memakai sandal, sandalpun berdoa, “Ya Allah, teguhkanlah kedua kakinya di atas shirat.” Ketika menuju (kolam) tempat air, maka tempat airpun berdoa, “Ya Allah, berilah ia tempat-tempat minum dari surga.” Ketika ia berwudhu, airpun berdoa,”Ya Allah, bersihkanlah ia dari segala noda dan dosa.” Akhirnya ketika ia tegakkan shalat di dalam rumah, maka rumahnya ikut berdoa, “Ya Allah, lapangkanlah kuburnya dan terangilah liangmya, serta tingkatkanlah rahmat, kasih saying-Mu padanya.”
24. Doa mereka dikabulkan dan Allah memandang orang tersebut penuh kasih sayang, firman-Nya, “Hai hamba-Ku, kamu yang berdoa dan Aku-lah yang mengabulkan, kamu meminta dan Akulah yang memberi, kamu beristighfar dan Aku yang memberi ampunan.”
25. Bahwasannya kelak di hari kiamat, Ramadhan bakal menghadap Allah dengan paras indah, seraya bersujud kepada-Nya, lalu Allah berfirman, “Ya Ramadhan mohonlah apa yang menjadi keinginanmu, dan tolonglah orang yang mengenal (memenuhi) hakmu,” kemudian ia berputar menelusur padang luas mencari mereka yang telah memenuhi haknya, ia ajak mereka dan menolong mereka, akhirnya sampailah dihadapan Allah Swt. Dan Allah berfirman, “Ya Ramadhan apa yang kau inginkan?” Jawabnya, “Aku menginginkan supaya mereka diberi mahkota kebesaran.” Maka Allah berkenan memberi 1000 mahkota, dan selanjutnya memberi syafaat kepada 70.000 yang berbuat dosa besar, dan memberi 1000 bidadari sebagai pasangan mereka, dimana setiap bidadari membawahi 70.000 orang gadis, kemudian dinaikkan ke atas kendaraan Buraq yang mewah, firman Allah, “Ya Ramadhan apa lagi yang kau inginkan dari-Ku?” Jawabnya, “Tempatkanlah mereka disisi Nabi-Mu.” Maka Allah tempatkan mereka di surga Firdaus. Firman Allah, “Apa lagi yang kau inginkan dari-Ku? Jawabnya, “ Ya Allah Engkau telah memenuhi keinginanku, dimanakah kemuliaan-Mu?” Lalu Allah memberi mereka 100 negeri yang terbuat dari batu permata merah indah dan batu pualam hijau, dimana 1000 bangunan istana megah terdapat di setiap negeri tersebut.”
26. Dari Ibnu Abbas Ra, Nabi Saw bersabda, “Adalah di awal Ramadhan, angin Matsirah berhembus dari bawah “Arasy, dan bergoyanglah daun-daun pohon surga, lalu mengeluarkan bunyi irama suara merdu yang belum pernah didengar siapapun, hingga serombongan bidadari tercengang mendengarnya dan memperhatikan sumber bunyi suara merdu tersebut, sambil berdoa, “Ya Allah, jadikanlah bagi kami pasangan suami istri dengan hamba-Mu dalam Ramadhan ini.” Maka tiada seorang yang puasa di bulan Ramadhan kecuali menjadi pasangan para bidadari pingitan tersebut.” Sebagaimana firman Allah Swt, “Para bidadari cantik jelita menggiurkan, putih bersih, dipingit dalam kemah.” (Ar Rahman: 72). Pada setiap bidadari tersebut berhias dengan 70 aneka perhiasan warna-warni, dan bagi setiap wanita ranjang tidur terbuat dari permata merah indah bersulam mutiara, dan di setiap ranjang dipasang 70 kasur tebal berikut perabot lainnya, disamping 70 buah meja makan penuh aneka hidangan lezat-lezat yang dipersiapkan buat mereka yang berpuasa di bulan Ramadhan, selain kebaikan amal perbuatannya.
27. Dari Anas bin Malik Ra, Rasulullah Saw bersabda, “Di bulan Ramadhan, bagi orang yang mengikuti majelis ilmu untuk mendengarkan pengajian, maka Allah mencatat baginya setiap langkah menjadi ibadah penuh setahun, dan ia bakal menyertaiku di bawah naungan ‘Arasy, siapa aktif berjamaah selama Ramadhan, maka Allah memberinya setiap rakaat menjadi suatu kota penuh kenikmatan, dan siapa berbakti kepada bapak ibunya selama Ramadhan, maka ia diberi pandangan penuh rahmat Allah Swt, dan aku (Nabi Muhammad Saw) memberi jaminan penuh di surga padanya. Kemudian tiada seorang wanita (istri) berbakti kepada suaminya selama Ramadhan, kecuali pahalanya seimbang dengan pahala yang diperoleh Siti Maryam ibu Nabi Isa dan Siti Asiah istri raja Firaun, yang teguh beriman sekalipun dihadapkan pada hidup dan kehidupan penuh ujian, dan siapa membantu sesama saudara muslim dalam rangka memenuhi hajat hidupnya selama Ramadhan, maka Allah menggantinya dengan memenuhi 1000 hajatnya di hari kiamat.”
28. Dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah Saw bersabda, “Siapa memberi lampu penerang di masjid Allah mana saja dalam bulan Ramadhan, maka Allah mengganti lampu penerang baginya di alam kubur, dan Allah memberi pahala baginya sebesar pahala para jamaah yang shalat di masjid tersebut, ditambah dengan shalawat sekalian para malaikat kepadanya, serta para petugas penanggung ‘Arasy memohonkan ampun baginya, selama lampu penerang tersebut dimanfaatkan di dalam masjid.”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar