RSS

MABADI' ASYROH

المختصر المبا دئ العشرة لكل فن من العلوم الدينية Oleh : Guru Penataran PP Kyai Mojo 1. Moh Wahab 8. Abdurrohman 2. Moh Wahib 9. Nur Azizah 3. Taufiq Athourrohman 10. Nurul Istiqomah 4. Ach. Gilang Pambudi 11. Sumarmi 5. Nurul Huda 12. Shinta khoindraswari 6. Syamsul Arifin 13. Nurul Husnawati 7. Moh Afif al Ayyubi 14. Siti Mustikawati Pembimbing : Moh Ali Ridwan Al-Bashori لمدرسة الدينية الاسلا مية كيا هي ما جا Pondok Pesantren Kyai Mojo Tambakberas Jombang (0321 ) 867232 المبا دئ العشرة لكل فن من الدروس لمد رسة الد ينية الاسلا مية كيا هي ما جا تمبا ك براس جومبا نج A. Mabadi’ Asyroh Ilmu fiqih 1. حد ه(Ta’rif / Definisi ) : Menurut Imam As Subki Fiqih adalah Ilm yang membahas hukum-hukum syar’i yang diambil dari dalil-dalil secara tafsil ( rinci ) 2. موضو عه( sasaran dan obyeknya ) Perbuatan-perbuatan dan tiap derap langkah orang-orang mukallaf 3. تمر ته ( فا ئدته ) ( faidahnya ) Agar kita bisa bertaaqwa pada Allah SWT ( menjalankan segala perintah-perintahNya dan menjauhi semua larangan-laranganNya) sesuai dengan aturan dan tatanan syariat Allah SWT. 4. فضله ( Keutamaannya ) Banyak penjelasan-penjelasan dari al-Qur’an dan Al-hadits tentang keutamaan ilmu fiqih. Diantaranya fiqih adalah fan ilmu wajib yang paling utama setelah ilmu tauhid 5. نسبته ( Penisbatan ) Penisbatan ilmu fiqih ini adalah dari para Ulam’ ahli syari’at 6. وا ضعه ( Pembuat / pencipta / pencetus pertama kali ) Pencetus ilmu fiqih yang pertama kali adalah mujtahid-mujtahid pada masa periode tiga. 7. اسمه ( Nama fan tersebut ) Banyak sekali nama-nama fan ilmu yang membahas tentang hukum, diantaranya, a. Ilmu fiqih b. Ilmu hukum-hukum syari’at c. Ilmu halal dan haram d. Fiqh al-ashghor e. Furu’ ad-din 8. استمداده ( Pengambilan sumber-sumbernya ) Pengambilan dasar ilmu fiqh adalah dari Alqu’an ,hadits, Ijma’ dan Qiyas 9. حكمه ( Hukum mempelajarinya ) Hukum mempelajari ilmu fiqih ada dua macam a. Wajib A’in : yaitu untuk hal-hal yang berhubungan dengan keafsahan ibadah seperti Thoharoh b. Wajib kifayah : dalam hal untuk sampai martabat atau tingkatan fatwa c. Sunnah : dalam hal yang berkaitan untuk meningkatkan dan menambah martabat fatwa 10. مسائله ( Masalah-masalah yang dibicarakan ) Qodliyah-qodliyah yang dibahas di dalamnya المبا دئ العشر ة لكل فن من الد رو س مد رسة الد يننية الاسلا مية كيا هي ما جا تمبا ك براس جومبا نج B. Mabadi’ ‘Asyroh ilmu Nahwu 1. حد ه(Ta’rif / Definisi ) :bahasanya Ilmu Qoidah-qoidah yang denganya diketahui hukum-hukum kalimat arab ketika kalimat itu disusun degan kalimaat yang lain baik dari segi I’rob, bina’ dan yang berkaitan dengan keduanya. 2. موضو عه( sasaran / obyeknya ) Kalimat-kalimat bahasa arab dari berbagai segi pembahasanya 3. تمر ته ( فا ئدته ) ( faidahnya ) Menjaga dari kesalahan-kesalahan memahami kalam Allah dan Rosulullah serta membantu memahami kallam Allah dan Rosulullah tersebut. 4. فضله ( Keutamaannya ) Bisa memadukan seluru ilmu dengan dengan cara menisbatkannya dan meng-I’tibbarkannya. 5. نسبته ( Penisbatan) Penisbatanya adalah penggunaan seluruh ilmu 6. وا ضعه ( Pembuat / pencipta / pencetus pertamakali ) Sejarah paling benar menunjikkan bahwa pencetus ilmu pertama kali adalah Abul Aswad Ad-duali dengan lantaran perintah Kholifah Sayyidina Ali bin Abi Tholib Karromallahu wajhah 7. اسمه ( Nama fan tersebut ) Penamaan ilmu nahwu sebagian ada yang menamai dengan sebutan ilmu Arab, namun yang paling popular di kalangan kita adalah dengan ilmu Nahwu itu sendiri 8. استمداده ( Pengambilan sumber-sumbernya ) Pengambilan sumber-sumbernya adalah dari kalam-kalamnya orang arab. 9. حكمه ( Hukum mempelajarinya ) - Wajib ain bagi semua orang yang membutuhkan kelengkapan pemahaman Al-Qur’an,hadits,Ijma’ dan Qiyas. Karena ilmu Nahwu merupakan “ اتمام علوم الاصول والفروع " - Wajib kifayah bagi orang-orang ahli qiro’ah 10. مسائله ( Masalah-masalah yang dibicarakan ) Pembahasan yang dibahas adalah qoidah-qoidah yang ada dalam ilmu nahwu itu sendiri. Seperti fail, maf’ul dan lain-lain. المبا دئ العشر ة لكل فن من الد رو س مد رسة الد يننية الاسلا مية كيا هي ما جا تمبا ك براس جومبا نج C. Mabadi’ ‘Asyroh ilmu Tauhid 1. حد ه(Ta’rif / Definisi ) : Ilmu yang membahas tentang penetapan-penetapan aqidah agama dengan dalil-dalil yang pasti. 2. موضو عه ( sasaran / obyeknya ) Sasaran ilmu tauhid adalah sesuai dengan definisi di atas yaitu penetapan-penetapan aqidah agama dengan dalil-dalil yang pasti. 3. تمر ته/ فا ئدته ( faidahnya ) Mengetahui Sifat-sifat Allah SWT dan para RosulNya baik sifat wajib,mustahil ataupun sifat jaiz sesuai dengan dalil-dalil yang Qoth’I agar bisa mencapai kebahagiaan yang sejati dan abadi. 4. فضله ( Keutamaannya ) Menjunjung tinggi ilmu tauhid di atas ilmu yang lain,karena ketergantungan ilmu tauhid itu berhubungan dengan dzat Allah SWT dan dzat Rosulullah. Karena kemuliaan ilmu itu bergantung pada kemuliaan apa-apa yang diketahui. 5. نسبته ( Penisbatan ) 6. وا ضعه ( Pembuat / pencipta / pencetus pertamakali ) Pencetus pertama kali ilmu tauhid adalah Syeh Abu Hasan A-Asya’ari dan syeh Abu Mansur Al-Maturidiy yang keduanya adalah tokoh Ahli sunnah wal-jama’ah. 7. اسمه ( Nama fan tersebut ) Nama ilmu ini sesuai dengan nama fan itu sendiri, yaitu ilmu tauhid. 8. استمداده ( Pengambilan sumber-sumbernya ) Pengambilan sumber-sumber dari tauid adalah An-nash ( Al-Qur’an dan al-Hadits ), al-’Aqlu ( Ijma’ dan Qiyas ) serta ungkapan ungapan orang –orang arab. 9. حكمه ( Hukum mempelajarinya ) Fadlu a’in : jika berhubungan dengan dalil-dalil yang ijmal ( global ) Fardlu kifayah : jika berhubungan dengan dalil-dalil yang tafshil ( rinci ) 10. مسائله ( Masalah-masalah yang dibicarakan ) Segala pengetahuan yang berhubungan denagn sesuatu yang wajib bagi Allah, mustahil bagi Allah dan jaiz bagi Allah SWT. المبا دئ العشر ة لكل فن من الد رو س مد رسة الد ينية الاسلا مية كيا هي ما جا تمبا ك براس جومبا نج D. Mabadi’ ‘Asyroh ilmu Tajwid 1. حد ه (Ta’rif / Definisi ) : Menurut bahasa : memperindah dan memadukan. Menurut istilah : Ilmu ynag denganya bisa diketahui majhorijul huruf, sifat-sifat huruf yang ashli dan yang furu’ serta hukum-hukum dari huruf itu sendiri, seperti hukumnya nun, hukumnya mim, alif lam dan lain-lain . 2. موضو عه( sasaran / obyeknya ) Kalimat-kalimat Qur’ani dari berbagai segi pengucapan huruf-huruf lisan. 3. تمر ته ( فا ئدته ) ( faidahnya ) Lebih mendekatkan kebenaran dalam membaca Al-Qur’an. Yaitu dengan mengucapkan huruf-huruf itu dengan sempurna baik dari segi hukumnya dan sifatnya. 4. فضله ( Keutamaannya ) Keutamaan mempelajari ilmu tajwid sama seperti keutamaanya mempelajari al-Qur’an itu sendiri. 5. نسبته ( Penisbatan ) Penisbatanya adalah dari al-qur’an itu sendiri,karena maksud yang ditujukan pada al-Qur’an itu sendiri. Karena ilmu tajwid dengan al-Qur’an itu sendiri adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. 6. وا ضعه ( Pembuat / pencipta / pencetus pertamakali ) Ilmu tajwid itu lahir bersamaan dengan turunya al-qur’an itu sendiri maka asal mula adanya ilmu tajwid adalah dari Allah dan Rosulullah sendiri,namun secara Qoidah-qoidahnya itu dilahirkan dan dicetuskan oleh imam-imam qurro’. Sehingga sampai sekarang kita kenal bacaan idghom,idhar,tafkhim dan tarqiq. 7. اسمه ( Nama fan tersebut ) Sama seperti nama permulaanya juga. Yaitu ilmu tajwid. 8. استمداده ( Pengambilan sumber-sumbernya ) Pengambilan sumbernya adalah dari al-Qur’an dan hadits itu sendiri. 9. حكمه ( Hukum mempelajarinya ) Fardlu kifayah dalam rangka memahami qoidah-qoidahnya. Fardlu ain dalam rangka dalam rangka mengamalkanya ( dalam hal ini semua orang yang baca al-qur’an wajib mempelajari dan mengetahui ilmu tajwid ) 10. مسائله ( Masalah-masalah yang dibicarakan ) Qodliyah-qodliyah/ Qoidah-qoidah yang bisa menyampaikan pengetahuan memahami dan memahami juz-juz dari hukum alqur’an itu sendiri. المبا دئ العشر ة لكل فن من الد رو س مد رسة الد يننية الاسلا مية كيا هي ما جا تمبا ك براس جومبا نج E. Mabadi’ ‘Asyroh ilmu Shorof 1. حد ه(Ta’rif / Definisi ) : Ilmu yang dengan ushul dan uslub-uslubnya bisa diketahui bentuk-bentuk dan keadaan kalimat tersebut yang mana kalimat tersebut bukan peng-I’roban dan mabni. 2. موضو عه( sasaran / obyeknya ) Obyek pembahasan shorof adalah lafadh lafadh bahasa arab dari segi keadaan dan bentuk kalimat itu seperti soheh dan mu’talnya kalimat itu. 3. تمر ته ( فا ئدته ) ( faidahnya ) Menjaga lisan dari kesalahan pemakaian mufrodat serta menjaga undang-undang dan aturan bahasa dalam segi penulisan. 4. فضله ( Keutamaannya ) Sama seperti fadholnya. 5. نسبته ( Penisbatan ……………………. 6. وا ضعه ( Pembuat / pencipta / pencetus pertamakali ) Pencetus pertama kali ilmu shorof yang kita kenal adalah Muadz bin Muslim al-hirro’. Namun sebagian pendapat mengatakan bahwa pencetus pertama kali adalah sayyidina Ali bin abi tilib karromallohu wajhah. 7. اسمه ( Nama fan tersebut ) Nama ilmu sama seperti dengan fan-nya yaitu ilmu shorof. 8. استمداده ( Pengambilan sumber-sumbernya ) Sumber-sumber pengambilan ilmu shorof adalah dari kalam Allah, dari kalam rosulullah dan dari kalam orang-orang arab. 9. حكمه ( Hukum mempelajarinya ) Hukum Syar’I dalam mempelajari ilmu shorof adalah fardlu kifayah. 10. مسائله ( Masalah-masalah yang dibicarakan ) Qodliyah-qodliyah dan qoidah-qoidah yang disebut baik secara shoreh ataupun secara dlomnan. المبا دئ العشر ة لكل فن من الد رو س مد رسة الد يننية الاسلا مية كيا هي ما جا تمبا ك براس جومبا نج A. Mabadi’ ‘Asyroh ilmu Tasavwuf 1. حد ه(Ta’rif / Definisi ) : Ilmu yang dengannya bisa diketahui keadaan-keadaan dan sifat-sfat hati atau jiwa baik itu dzamimah atau hamidah. 2. موضو عه( sasaran / obyeknya ) Obyeknya adalah hati untuk diketahui keadaan dan sifat-sifatnya. 3. تمر ته ( فا ئدته ) ( faidahnya ) Untuk bisa membersihkan hati dari hal-hal duniawi dan dari kejelekan sifat dan pola hati. 4. فضله ( Keutamaannya ) Keutamaan mempelajari ilmu tasawwuf sama halnya dengan mempelajari ilmu-ilmu yang lain yaitu sesuai denagn sampainya pada apa yang dipelajari. 5. نسبته ( Penisbatan) Ilmu tasawwuf dinisbatkan pada pokok/ushulnya ilmu itu sendiri mengingat ilmu tasawwuf,tauhid dan ilmu fiqih merupakan ilmu pokok yang wajib dipelajari setelah al-qur’an dan al-hadits. 6. وا ضعه ( Pembuat / pencipta / pencetus pertamakali ) Pencetus pertama kali ilmu taswwuf adalah ulama’-ulama’ ahli ma’rifat billah. 7. اسمه ( Nama fan tersebut ) Namanya sama dengan fan ilmu itu sendiri yaitu ilmu taswwuf. 8. استمداده ( Pengambilan sumber-sumbernya ) Sumber-sumber penciptaan ilmu ini adalah dari kalam allah dan kalam Rosulullah Muhammad SAW. 9. حكمه ( Hukum mempelajarinya ) Hukum mempelajarinya adalah wajib a’in sebagaimana ilmu fiqih yang untuk memperbagus keadaan dhohir. 10. مسائله ( Masalah-masalah yang dibicarakan ) Qodliyah-qodliyah serta qoidah-qoidah ilmu taswwuf itu sendiri. المبا دئ العشر ة لكل فن من الد رو س مد رسة الد يننية الاسلا مية كيا هي ما جا تمبا ك براس جومبا نج B. Mabadi’ ‘Asyroh ilmu 1. حد ه(Ta’rif / Definisi ) : 2. موضو عه( sasaran / obyeknya ) 3. تمر ته ( فا ئدته ) ( faidahnya ) 4. فضله ( Keutamaannya ) 5. نسبته ( Penisbatan) 6. وا ضعه ( Pembuat / pencipta / pencetus pertamakali ) 7. اسمه ( Nama fan tersebut ) 8. استمداده ( Pengambilan sumber-sumbernya ) 9. حكمه ( Hukum mempelajarinya ) 10. مسائله ( Masalah-masalah yang dibicarakan )

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar